Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca dijebloskannya AA harus memainkan beberapa sandiwara dalam percaturan politik Indonesia. Namun itu semua hanyalah bagian kecil dari konspirasi besar untuk melemahkan Indonesia sebagai bangsa yang memiliki potensi kuat untuk menjadi bangsa yang Besar dan Maju. Dengan kondisi sosial, politik, hukum dan ekonomi yang carut marut, akan membuat rakyat kehilangan kepercayaan pada institusi negara. Dan pada akhirnya rakyat akan putus asa dengan kehidupan yang baik sehingga mau tidak mau harus rela menerima sebuah rezim baru, yang tidak lain adalah rezim kapitalis yahudi global yang dipenuhi dengan slogan-slogan indah namun sebenarnya menghancurkan bernama.........D E M O K R A S I
Sandiwara Peran antagonis pertama KPK pasca dijebloskannya AA adalah :
1. Mengambangkan kasus korupsi Bank Century
Meski bukti-bukti sudah begitu gamblang terbuka di hadapan publik. Setelah setahun setengah lebih KPK menerima rekomendasi parlemen untuk menyidik dugaan kuat terjadinya korupsi kasus Bank Century, KPK terus saja berdalih kekurangan bukti untuk membawa terduga utama kasus ini, Wapres Boediono dan mantan menkeu Sri Mulyani yang kini menjadi pejabat tinggi IMF. Tentu saja, karena mereka adalah kader tingkat tinggi "organisasi" di Indonesia.